Cara Jitu Menulis Cerpen (1)

Oleh : Liga Alam M

Kenapa Kita Menulis?

Pertanyaan ini merupakan kunci motivasi seorang penulis. Untuk apakah kita menulis? Mari kita simak jawabannya melalui sebuah kisah nyata di bawah ini. Usianya masih sangat muda, 13 tahun. Kala itu bulan Juni 1942, pertama kalinya ia menulis dalam buku diarinya. Beberapa bulan kemudian, bersama orangtuanya, ia bersembunyi di sebuah loteng gelap karena sedang diburu oleh rasisme Nazi yang sedang ganas-ganasnya. Seringkali ia mendengar suara deru pesawat tempur dan rentetan senjata api yang mengawang di atas Secret Annex itu.

Untuk mengisi hari-hari panjangnya di tempat persembunyian tersebut dan untuk mengatasi rasa takutnya, ia mencurahkan segala perasaannya dalam sebuah buku diari, catatan harian, yang dikemudian hari mengatarkannya menjadi seorang ‘pengisah sejati’ yang terkenal di seluruh dunia. Gadis itu bernama Anne Frank.

Aku berharap, demikian ia mengawali tulisannya pada diarinya yang diberinya nama Kitty, aku bisa mencurahkan isi hatiku padamu dengan cara yang belum pernah aku lakukan pada siapapun sebelumnya, aku harap kamu dapat memberi rasa nyaman dan juga semangat untukku.

Berbulan-bulan ia tidak melihat matahari dan tidak mengetahui dunia luar. Namun ia terus saja menulis, “…aku suka menulis, banyak hal yang terlampau menIk dan luar biasa dalam hatiku, akan aku tumpahkan lewat tulisan. Kertas memiliki kesabaran yang lebih ketimbang manusia.”

Pada bulan April 1944 ia curhat pada diarinya bahwa ia rindu ingin sekolah lagi, Andai perang tidak juga berakhir bulan September, aku tidak akan kembali ke sekolah… Memang Anne Frank tidak pernah lagi melanjutkan sekolahnya hingga akhir hayatnya.

Karena pada tanggal 4 agustus pagi, delapan orang yang bersembunyi di Secret Annex, termasuk Anne Frank, disergap oleh intelejen bayaran Nazi lalu digiring ke Penjara, lalu ke kamp pembuangan sampai akhirnya dicampakkan ke sebuah kamp mengerikan di dekat Hannover (Jerman) tahun 1945. Bersama dengan impian remaja dan cita-citanya, akhirnya Anne Frank meninggal dunia karena terlalu lelah, sakit dan lapar. Mayatnya dibuang ke sebuah pemakaman umum Bergen-Belsen. Ia mati dalam usia belasan tahun tanpa sempat tahu bahwa beberapa waktu kemudian, setelah perang usai, diari-nya ditemukan oleh petugas berceceran di lantai Secret Annex yang akhirnya menjadi sebuah dokumen sejarah yang dipublikasikan di seluruh dunia.

Nah, dari kisah di atas kita dapat memetik pelajaran penting bahwa menulis adalah sebuah cara untuk mendokumentasikan segala pikiran, pengalaman dan imajinasi kita ke dalam bentuk tulisan. Untuk melengkapi jawaban ini, saya masih ingin mengutip penggalan-penggalan bagus dari diari Anne, Saat aku menulis, aku dapat meluruhkan seluruh deritaku. Ketakutanku lenyap, gairah hidupku bangkit kembali! ….. aku berharap, semoga bisa, oh, aku sangat berharap, hanya dengan menulis aku dapat merekam segalanya, seluruh pikiran, ide dan fantasiku. Pada awalnya, si Anne tidak berpikir kalau buku diarinya akan dipublikasikan secara luas. Ia menulis untuk dibaca sendiri dan berdasarkan motivasi seperti yang diuraikannya di atas.

Sebetulnya, dipelajari atau tidak, menulis itu tetap mengiringi hidup kita sehari-hari karena memang sudah menjadi kebutuhan. Baik untuk kepentingan resmi seperti mengerjakan tugas sekolah/kuliah/kantor, maupun untuk keperluan yang lebih bersifat privasi seperti menulis surat cinta, sms atau menulis curahan hati di buku diari.

Sesuai dengan jenis tulisannya, aktifitas menulis memiliki tingkat kesulitan yang berbeda. Menulis laporan penelitian tentu tidak sama dengan menulis novel. Demikian juga dengan menulis artikel yang berbeda dengan menulis cerpen. Oleh karena itu menulis amat penting untuk dipelajari dan dipraktekkan.

“Kalau berbulan-bulan anda pelajari teori ‘berenang’ tanpa pernah menyentuh air, maka percayalah anda tidak akan pernah bisa berenang. Sebaliknya kalau anda dilempar ke dalam kolam renang dua atau tiga kali, besar kemungkinan anda akan otomatis menguasai teknik keseimbangan tubuh yang merupakan kunci utama ilmu renang. Demikian juga dengan ilmu mengarang. Anda harus akrab dengan buku dan alat tulis yang memang dikhususkan untuk mengarang”.

Kegiatan menulis sangat berguna, terutama dalam mendokumentasikan sesuatu, entah kisah hidup kita, kisah ‘special’ yang kita anggap perlu dikenang selamanya hingga peristiwa sejarah. Tradisi lisan mudah hilang dalam ingatan, sebaliknya tulisan akan selalu abadi sepanjang masa (begitu kata orang).
Berikut ini beberapa tips yang akan memudahkan anda dalam menulis, terutama menulis cerita pendek.

Menulis Harus Ada Minat.
Langkah pertama untuk menjadi seorang penulis adalah: ada keinginan yang kuat untuk menjadi seorang penulis. Ada gairah yang menggebu-gebu untuk menulis. Gairah ini akan mengantarkan kita pada semangat ‘saya pasti bisa’. Tanpa itu, hanya akan melahirkan seorang penulis iseng yang se-ala kadarnya saja.

Rajinlah Membaca.
Seringkali kita membaca buku hanya pada saat menjelang ujian (sekedar untuk kepentingan merebut nilai tinggi). Membaca, hanya sekedar menghafal. Membaca yang dimaksud di sini adalah benar-benar untuk mengerti, memahami dan menikmati isi buku. Jika anda ingin menjadi seorang kolomnis maka banyaklah membaca opini di media massa. Jika anda ingin menjadi seorang novelis atau cerpenis maka banyaklah membaca novel dan cerpen yang memungkinkan anda ani mencerna, menikmati dan meniru isinya. Agar bisa menulis, usahakanlah banyak membaca. Hanya perlu dicatat, mulailah dengan membaca sesuatu yang mudah dimengerti dan sesuaikan dengan jenis tulisan apa yang ingin anda tekuni.

Misalnya anda ingin menjadi seorang cerpenis remaja. Maka banyaklah membaca cerpen-cerpen remaja di majalah remaja maupun di dalam buku kumpulan cerpen. Perhatikan bagaimana cara penulisannya dari awal hingga akhir dan bagaimana penulisnya mengelola konflik remaja dalam bentuk cerita menarik. Karya orang lain penting untuk dijadikan referensi bagi seorang pemula.

Mulailah Dengan menulis Cerpen Singkat.
Banyak orang yang mengeluh, bahwa ia sudah banyak membaca novel dan cerpen tetapi tidak juga bisa menulis sebuah cerpenpun. Ada juga yang mengatakan apabila ia paling pandai bercerita lisan kepada temannya namun amat sulit menuangkan ke dalam bentuk tulisan.

Mulailah dengan menulis cerpen yang singkat dan semanpu ada menulisnya. Sebaiknya tidak usah dulu mengacu pada standar penulisan cerpen di majalah atau ketentuan dalan lomba. Semakin sering mencoba menulis cerpen, dengan gaya seperti apapun, kita akan semakin terbiasa dan menguasai teknik menulis cerpen. Apalagi diringi dengan membaca dan meminta bimbingan khusus dari seseorang yang sudah mahir menulis.

Latihan dengan metode “plagiat”
Cara ini adalah dengan Menulis Ulang Karya Orang Lain. Ingat, ini hanya untuk latihan sebaiknya tidak dipraktekkan untuk keperluan yang lain.

Pertama-tama kita pilih dulu tulisan orang lain yang kita anggap menarik. Misalnya sebuah cerpen yang berjudul Aku Lemah Karena Cinta. Kemudian kita menulis ulang karya itu dengan ketentuan sebagai berikut: anda bebas mengedit dan ‘memodifikasi’ naskah itu sesuai dengan kehendak anda, silahkan ganti juga nama tokohnya dan ubahlah judulnya, misalnya menjadi Jangan Berikan Aku Cinta. Atau kalau anda bisa, balikkanlah cerita itu sehingga judulnya menjadi Ku Tegar Karena Cinta.
Cerita asli yang seharusnya sedih cobalah diputarbalikkan sehingga menjadi cerita gembira (happy ending). Banyak orang yang latihan dengan cara ini dan lama kelamaan berhasil menulis cerpen secara mandiri.

Metode ini akan membuat kita menguasai anatomi (bagian-bagian) cerita, cara menempatkan penanda, cara memulai, cara menggunakan kalimat sambung, variasi kata dan juga bagaimana sih cara ‘mengganggu’ pembaca dengan kejutan-kejutan. Saya sendiri, pertama kali menulis sebuah artikel di sebuah media massa dengan metode ini. Waktu itu temanya sudah diatur oleh media yang bersangkutan yaitu tentang konsep ideal tentang gerakan mahasiswa. Saya menemukan sebuah artikel bagus dan langsung saya modifikasi. Judul artikel itu saya ubah, kemudian paragrafnya saya ubah dengan bahasa saya sendiri dengan tema yang masih seperti aslinya dan, artikel itu dimuat oleh media massa setelah menyisihkan banyak saingan mahasiswa. Waktu itu saya memang tidak tahu bahwa metode seperti ini tidak bagus untuk praktek langsung untuk di media. Tetapi sebenarnya cara ini boleh saja asalkan hasil ‘modifikasinya’ tidak mirip-mirip banget.

63 comments on “Cara Jitu Menulis Cerpen (1)

  1. zaqi syuhada mengatakan:

    sangat bagus lumayan membantu, sebebnarnya saya sangat ingin menjadi novelis makanya saya sudah membaca ratusan judul novel yabg terakhir dan sedang saya baca adalah “endensor” nya Andrea Hirata, cuma terkadang saya masih bingung darimana saya memulainya, kalau ide/gagasan sih yah..mungkin sudah menumpuk dikepala..tapi…belum tahu kapan memulainya….saya juga sangat suka menulis dan membaca puisi…terkadang saya iseng membuat puisi dan kata teman2 sih puisiku bagus..tapi saya selalu tidak PD…..saya minta saran

  2. manglufti mengatakan:

    kalau menurut saya cara jitu untuk menuliskan ide yang mengendap di kepala adalah : menulis, menulis dan menulis. sbenernya, itulah jalan satu2nya menuju cita-cita yg diinginkan. beberapa pelatihan yg saya ikuti juga memberikan resep yang sama, yaitu menulis. tuliskan apa saja yang ada di kepala. mungkin ada beberapa metode yang bisa saya share di kesempatan lain. tunggu saja ya… mohon maaf, saya tidak berniat menggurui, toh saya juga bukan penulis profesional, hanya seseorang yg bercita2 menjadi penulishebat

  3. agnes mengatakan:

    wah,thx yach tips2nya
    aq nich pelajar smp 3 yang lagi belajar buat cerpen,abis di rumah ga ada kerjaan sih,he5

  4. Aries Pidrawan mengatakan:

    Bagus, cukup memberiksn motivasi. Saya sangat ingin menulis. maukan nanti anda memberikan penilaian atas karya saya. saya sangat buth seorang guru. karena bergantung pada dosen kampus atau guru SMA di sekolahku sangat ****** (edit by moderator). tak memberi makna lebih dari sekedar bicara.

  5. manglufti mengatakan:

    silakan. semoga web ini memberikan banyak manfaat bagi anda. di sini ada rubrik “coret-coret”, anda bisa menampilkan tulisan anda. kirimkan saja ke penulishebat@yahoo.com maka dengan pertimbangan ‘asas manfaat’ akan saya tampilkan. soal berguru? saya bukan pakar di bidang ini. tapi kalau anda butuh komentar seorang pembaca spt saya, akan saya lakukan dengan senang hati dan dengan suasana “saling memberi”. Sedikit saran saja bagi anda yang sangat berminat di bidang ini, anda bisa bergabung di klub atau komunitas sastera seperti Forum Lingkar Pena (FLP) atau sejenisnya. kalau anda tinggal di wilayah kramatjati dan sekitarnya, saya dan kawan2 akan membuat komunitas spt ini bulan oktober. anda bisa bergabung dengan kami. wasalam.

  6. Yao18 mengatakan:

    Wah..terimakasih atas tips2nya..saya sangat untung bisa membaca tips ini…kebetulan saya ada tugas B.Indonesia…saya2 coba2 buka situs dan ketemu…SANGAT BERMANFAAT SEKALI…trimakasih

  7. erwan mengatakan:

    bussssssssssssseeeeeeeeeeeet… thanks yu ya buat tipsnya lama bgt rasa ini terpendam blom jg terungkap….. kayaknya w mau keluarin kentut w yang lama w tahan..

  8. dany mengatakan:

    bagaimana sih cara menulis cerpen yang kemudian dipublikasikan

    • manglufti mengatakan:

      maksudnya diterbitkan? anda bisa mengirimkannya ke penerbit. sebelum mengirimkannya, lihat dulu jenis, visi dan misi penerbit dengan novel anda. apakah novel anda memang sesuai dengan visi dan misi penerbit? kalo ya, maka peluang novel tersebut diterima sangat besar

  9. arista junaidi mengatakan:

    thanks bung.. atas tulisannya.

    sekedar info, tulisannya sedang aku copy.

    salam.

  10. Ratu Anggita mengatakan:

    okok!
    saya akan berjuang.
    sebenarnya saya sudah membuat beberapa cerpen tapi saya bingung mau di kemanain tuh cerpen.
    selain itu saya juga kurang percaya diri.heu.

  11. tya mengatakan:

    gw lagi sering baca-baca novel Indonesia karya penulis terbaik. Andrei Aksana dengan judul novel “Lelaki Terindah”, Andrea Hirata “Endensor”, Agatha and many more…. :)

    ceritanya sih dari dulu gw sering bikin cerpen, di copy dan suruh temen2 sekelas baca karya gw…. Hummm, katanya seh bagus. Bagus dalam arti kata buat “pemula”.

    Naaah gw masih bingung dengan permainan kata-nya secara gw bukan anak sastra. tolong dunk temen2 bantu gw, gimana caranya jadi penulis handal. Please. Buat info nya kirim ke http://www.terabozu84@yahoo.com.

    gw tunggu loooh informasinya. :)

    bye…
    Luv n Vis
    Tya

  12. ammie mengatakan:

    saya seorang mahasiswi
    saya seorang yang ingin sekali menulis.dan setelah membaca ini, saya menjadi termotivasi untuk menulis. mau ga kiranya anda nanti memberi penilaian pd cerpen yg akan saya buat ?

    • edi winarno mengatakan:

      Orang sering gak tahu kalimat apa sebagai pembuka suatu tulisan.Padahal banyak.Biasa dialog,atau apapun juga.
      Kedua;jangan campur adukkan antara menulis dan editing.Menulis ya menulis saja.jangan sering tekan tombol backspace! Ada saatnya nanti.Ketika semua tulisan ‘kasar ‘ sudah ‘selesai’,baru edit.Jangan mencarpurkannya.

  13. indi mengatakan:

    thx ya dah kasih info. aku baru mau mulai nulis lagi nih, dulu pernah c nulis dan ngikutin lomba menulis untuk sinopsis film tapi gak tau kabar lanjutannya. dan sekarang aku lagi mau ikutin lomba nulis lagi. jadi mohon doanya yaaaaa.

  14. ecy ramen mengatakan:

    wah makasih ya lagi butuh arahan biar lebih berisi, cerpenku pernah diterbitkan sekali mungkin cuma keberuntungan selebihnya susah banget deh diterbitin lagi mungkin karena cerita kurang sisi “misterius” nya he2

  15. meike mengatakan:

    jadi dapat masukan dan termotivasi. dari kecil saya senang membaca, senang menulis namun kadang ditengah tulisan kok ceritanya jadi ngak nyambung, bagaimana sebaiknya ya…mohon sarannya trimakasih

  16. tony mengatakan:

    cara memulai menulis cerpen yang sederhana tapi dapat segera untuk dipraktekkan.

    bagaimana caranya memunculkan ide yang akan dituangkan dalam tulisan cerpen ?

    trims

    • manglufti mengatakan:

      coba mulai dengan menulis diary. tulis crita dengan memasukkan dialog, karakter dan buat detil setting yang menarik. lebih bagus bila ada konflik dan penyelesaiannya…bgmn?

  17. miftah mengatakan:

    metode yang menarik. Aku sebenarnya sudah agak lama juga kepikiran metode belajar menulis dengan menulis ulang karya orang lain, tapi tidak kepikiran sedetail tulisan ini. Terima kasih infonya.

  18. atik mengatakan:

    waah…makasi tips2 nya yaaauw…saya ibu rumahtangga yang benar2 tidak bekerja diluar rumah atas permintaan suami…heheheeh ya .. makanya saya lagi belajar nulis lagi..biar otak gak kaget hehehe, semoga semua akan selalu bermanfaat

  19. vera mengatakan:

    bingung
    klu mau nulis sesuatu,harus memulai dr mana ????
    kadang juga cerita yang aku tulis hanya begitu2 sj…
    minta sarannya yaa….
    tengkyuu

  20. andre mengatakan:

    bagus dan jitu keliahatannya

  21. n2g mengatakan:

    tipsnya sangat bermanfaat… terimakasih… :)

    • Asmar mengatakan:

      salam hormat utk smw.x..zya adalh slh stu hmba Allah yg doyan nulis.. ada bberpa krya sya seprti puisi dan cerpen yg tlh sya muat di Blog sya.. dengn ini sya mengharpkan kmntar kwan2 sklian ats tulisan2 saya…

      terima kasih..:)

  22. putrie mengatakan:

    wah , tipsnya menarik. karena saya juga masih pemula jadi tipsnya banyak membantu. thanks :)

  23. niez mengatakan:

    two thumbs up !!! jadi makin semangat buat belajar menulis lagi :))

  24. chodri mengatakan:

    saya pengin jadi penulis, tapi gimana caranya biar ghirah itu senantiasa tertanam?

  25. ifah mengatakan:

    bermanfaat banget bagiku yang udah ada niat untuk menulis…pertanyaanku terjawab sudah….makasih banget buat tulisannya…dengan tulisan ini insyaallah akan terlahir banyak penulis2 yang berbakat…dan menjadi motivasi bagi orang yang pengen banget jadi penulis cerpen

  26. Lucky Andrean Sanusi mengatakan:

    Izin share tulisan-tulisannya ya

  27. Ciungtips.blogspot mengatakan:

    Nyoba nulis sering terkendala habisnya kata2, sepertinya kata-kata ”dan,demikian,lalu” yang sering keluar…

  28. Muhammad buchori mengatakan:

    Malam ini kutulis komentar , aduh apalagi ya yang mau di tulis??
    Inilah komentar yang kutulis , sdh komen kok tanya apa yang di tulis??

  29. Dedew mengatakan:

    seLamat mencoba :)

    CHAYO :) :) :)

  30. Rya mengatakan:

    thnkx banget yach bwt infonya, tadi kt kaka klw pengen cerpen atw tulisannya dimuat hrus di liat ama yang lebih ahlinya biar kita tau titik kelemahan kita dimana dalam menulis cerpen. Ana pny cerpen trus pengen banget dipublkasikan tapi takut aj, nah kaka mw gag bantu ana kasi kritik dan saran bwt cerpen ana yang kurang apa gtu, plisss ….
    kukrim kmana kak cerpennya, biar bisa dkritik ma kaka

    tnks sblumnya

  31. SEBENARNYA, MENURUT PENGALAMAN SAYA ALAMI DARI SENANG MEMBACA KARYA ORANG LAIN LALU HATI TERTARIK DAN INGIN PULA MENULISKAN KEJADIAN-KEJADIAN PENTING. aDA KETRTARIKAN DARI NALURI ITU SENDIRI.

  32. WAH KLAU AKU BARU AKTIF INTERNET MAU AKHIR TAHUN 2010, JADI KELILING FB KETEMU JUGA MENAMBAH WAWASAN DAN MOGA AKU BISA SEMAKIN BAIK. AMIN. TIADA KATA TERLAMBAT BARU BACA!

  33. chitra mengatakan:

    umur saya masih 13 thn.tapi saya sangat suka membaca dan menulis…stelah membaca situs ini,saya jd byk mngetahui…trma ksh ya,,saya pengen bgt jd seorang penulis. skrg saya sudah menyelesaikan 2 cerpen.mhon bntuaannya ya..entah itu tips,saran atau apa..saya sgt btuh…mhon bntu anak mudu skrg sperti saya ya..plliiiizzz..trma ksh byk.sya tggu bntuannya :)

  34. Mutiara Pembelajar mengatakan:

    terimakasih….salam cerpenis!

  35. rasidul wahab mengatakan:

    oke juga, makasih yach atas masukannya!! emang bener menulis tampa harus belajar metodenya langsung praktek aja, nanti jadi kebiasaan ndiri!! q emang mendalami dunia kepenulisan saat ini, maksudnya tahab belajar jadi masih sangant membutuhkan masukan dan motivasi dari anda!! o

  36. tati mengatakan:

    salam kenal, aku tati kelas 1 SMA. aku seneng nulis dari kelas 2 SMP, awalnya suka nulis diary. maklum ABG. :D
    suka buat cerpen tentang kisah yang aku alami. waktu ada pelajaran bahasa Indonesia, dapet tugas tentang mendeskripsikan guru bahasa indonesiaku. beberapa minggu kemudian, guruku nyuruh aku buat cerpen untuk lomba di salah satu universitas di Serang. sayang, aku gak berhasil. sekarang, aku ikut lomba lagi. aku berharap aku bisa lolos. tolong dong, kasih aku tips. terima kasih.

  37. mariani mengatakan:

    wahh,,artikelnya keren,bisa nambah inspirasi ,oya saya sejak lama sudah bikin beberapa cerpen,tapi saya belum berani mempublikasikanya,takut gak menarik,kalau seumpamanya aku boleh minta pendapat,dan coba ngirim salah satu karya saya ke alamat penulishebat@yahoo.com,kira-kara mau bantu gak?saya cuma ingin komentarnya dan penilaiyan tentang karya saya,sudah pantas atau belum jika dipublikasikan,terimakash

  38. Annisa mengatakan:

    SemOga aja semakin banyak para cerpenis berbAkat di Indonesia, sehingga dpt menghasilkan bnyk buku yg dpt dimanfaAtkan lebih maksimal lg oleh semua orang, dan saya harap dgn buku2 itU dpt menumbuhkan minat membAcA yg lebih bAik lagi. Karna sejatinya membAcA itU bAik:)
    hehe:D

  39. dyazseptia mengatakan:

    terima kasih.
    infonya sangat bermanfaat untuk sya belajar menulis cerpen di http://www.dyazseptia.blogspot.com ^_^

  40. Enny Pruwanti mengatakan:

    saya punya sebuah kisah pribadi yang ingin kubuat cerpen/novel..tapi bingung bagaimana dan dari mana memulainya..saya ingin meminta bimbingan tapi entah pada siapa..

  41. Arista Y.W mengatakan:

    Ok .. mks banget, nanti akan saya coba menulis yg sebenarnya dah keinginan lama tp blm dipraktekkan. Mohon saran dan bantuannya.

  42. Dewi Ningtyas mengatakan:

    Terima kasih atas masukannya…sangat membantu!

  43. Mbas mengatakan:

    Dunia menulis adalah dunia yang tiada batas,,semua terasa sulit karena kita yang membatasi pikiran kita sendiri..biarkan pena menari menggoreskan tintanya sesuai dengan perasaan dan hati…satu kata i belive “i can do it”.

  44. makasih ea? sangat mmbantu saia… :)
    slam knal buat smua cerpenis n novelis yg smua pstiny lbih baik d sbut penulis.. he3 ^^

  45. Widya_niesz mengatakan:

    Waaahhh…
    ini sangat bermanfaat untuk saya..
    makasih yaa..

    lagian saya juga lagi mengarang cerpen.
    Alhamdulillah udah cerpen yang ke-4.
    walaupun umur saya baru 13 tahun, tapi saya sangat senang membaca novel, cerpen, dan komik… :)

  46. mega mengatakan:

    saya beberapa kali mencoba menulis, tapi tiba-tiba kehilangan alur, jadilah tulisan-tulisan saya tidak selesai. mohon sarannya.

  47. Monika mengatakan:

    Wah bgus bnget. Trims

  48. Personal Blog Radio mengatakan:

    Sangat membantu buat saya yang sedang mencoba menulis cerpen. Trims dan salam kenal :)

  49. rita puspita mengatakan:

    susah wat dapetin inspirasi
    pa lagi wat memulai, harus gimana, pake kata apa
    hhuuu

  50. [...] ini ditulis oleh : Liga Alam M (taken from blog lufti Afianto) Like this:SukaBe the first to like this post. This entry was posted in Tak terkategori. Bookmark [...]

  51. rahma temarwut mengatakan:

    terinspirasi untuk menulis sebuah cerpen, tapi bingung…
    setelah buka internet eh.. ktmu dengan cara jitu menulis cerpen.. jd mkin semangat n bsa belajar untuk menulis dengan mekanisme penulisannya’

  52. fitrah mengatakan:

    aq pengen banget jadi penulis,,, makanya mulai sekarang aku mau belajar nulis cerpen. semoga artikel ini bermanfaat buat aq…

  53. denisha_arohim mengatakan:

    trimakasih banget info nya,sangat bermanfaat

  54. Firefly mengatakan:

    good job :p

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s