Apa Itu ‘Flash Fiction’?

Oleh : Didik Wijaya

Belum lama ini sebuah penerbit di Indonesia meluncurkan buku yang diklaim sebagai “flash fiction”. Sebenarnya apa yang disebut dengan flash fiction, yang akrab disingkat sebagai flashfic? Tulisan berikut akan mengulas seluk beluk flash fiction.

Flash fiction sering disebut dengan nama lain “sudden fiction”, “micro fiction”, “postcard fiction” atau “short-short fiction”. Jenis fiksi ini adalah sub-genre dari cerita pendek (cerpen). Ciri khas dari genre ini adalah jumlah kata yang lebih sedikit. Cerpen yang biasa kita kenal memiliki jumlah kata berkisar 2.000-20.000 kata. Sedangkan flash fiction memiliki jumlah kata kurang dari 2000 kata, sehingga secara umum flash fiction yang ditulis akan berkisar antara 250-1500 kata. Sebagai panduan, biasanya flash fiction dimaksudkan untuk dibaca sekejab (flash), atau sepuntungan rokok.

Karena jumlah kata yang sedikit, seringkali flash fiction berbeda dalam elemen pembentuk cerita. Kalau dalam novel atau cerpen tradisional misalnya kita bisa membuat karakter baik protagonis, antagonis, setting, konflik, dan penyelesaian, seringkali karena sedikitnya kata yang bisa dipakai beberapa elemen ini bisa hilang.

Sebenarnya flash fiction sudah ada sejak lama, namun perkembangan internet dan blog yang menghendaki karya yang terus menerus diupdate maka flash fiction mulai mendapat tempatnya. Kemudian beberapa majalah mulai memuatnya, dan kemudian mulai merambah buku.

Versi lain dari flash fiction adalah micro fiction atau short-short fiction. Berbeda dengan yang lain, kalau kita membuat micro fiction maka semua elemen cerita harus muncul, yaitu karakter, setting, konflik dan penyelesaian. Ini lebih repot lagi. Kadang-kadang kalau dibaca, micro fiction ini malah terasa seperti puisi dalam bentuk prosa. Microfiction ini memiliki jumlah kata berkisar 300 kata.

Microfiction sudah pendek, ternyata ada yang lebih pendek lagi yaitu nanofiction. Nanofiction berasal dari istilah yang diperkenalkan oleh R. Sean Borgstrom untuk mendeskripsikan sesuatu yang dipakai dunia game. Mungkin beberapa tahun lalu kita pernah gemar memainkan permainan karu Magic:The Gathering. Kalau dilihat di bagian bawah kartu tertulis beberapa kata yang menceritakan tentang karakter yang ada pada kartu. Seperti itulah nanofiction. Walaupun cuma separagraf, kata-kata yang tercantum dalam kartu tersebut mendeskripsikan motif, atmosfer permainan, dan latar belakang karakter tersebut.

Beberapa jenis flash fiction terbentuk berdasar jumlah kata yang boleh dipakai. Misalnya 55 fiction dimana jumlah katanya harus 55 kata. Tidak boleh lebih dan tidak boleh kurang (tidak termasuk judul). Kemudian ada Drabble dimana jumlah katanya harus 100 kata. Kalau dipikir-pikir, repot juga kalau harus menulis dibatasi sebanyak sekian kata. Semua kata harus dipikirkan kegunaannya supaya efektif. Tidak boleh membuat tulisan dengan gaya mendayu-dayu, karena bisa membuat kata-kata yang dipakai bertambah banyak.

7 comments on “Apa Itu ‘Flash Fiction’?

  1. Ginah mengatakan:

    q ska artklna,mksh y!

  2. Lucky Andrean Sanusi mengatakan:

    Izin share tulisan-tulisannya ya,mksh

  3. Robin Wijaya mengatakan:

    Mas, ijin share artikel ini ya🙂
    *nama penulis dan alamat blog akan dicantumkan🙂
    Terima kasih

  4. Terima kasih atas penjelasan ttg Flash Fiction, moga aku bisa mengikuti.

  5. MA KASIH FLASH FICTION ATAS PANDUAN SAMPAI AKU DISINI JALAN2 KELILING DAN ALANGKAH SENANGNYA AKU BANYAK SUGUHAN LEZAT. MOGA BERGUNA BAGIKU. TENTU BAGI SEMUA YG DI PERKENANKAN BERTEMU DISINI.

  6. daeng mengatakan:

    betul mas.
    hal mendasr dr flash fiction adlh definisnya yg belum permanen. jumlah kata yg beragam belum jd konvensi. pdhal, jumlah kata mestilah jd pembeda kategori ini dgn jenis fiksi pendek lainnya (cerita mini, cerita pendek, cerbung)
    artikel bermanfaat, terima kasih

  7. denisha_arohim mengatakan:

    kasih contoh-contoh FLASH FICTION nya dong,biar tambah mengerti,trimakasih info nya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s