Puisi Cinta Tanpa Judul

Aku jatuh cinta! tentu saja pada seorang wanita, yang menjadi calon istriku saat itu. Kini wanita itu sudah menjadi yang halal bagiku dengan hadiah terindah seorang anak lelaki bernama farih Abdurrahman. Dulu, saat masa penantian pernikahan kami, saya sempat kirimkan sebuah puisi untuknya. Dan puisi itu, saya kirimkan juga kepada kawan di grup band NOINDREI untuk dibuatkan sebuah lagu.

Aku mungkin bumimu

Dan kau bisa jadi adalah langitku

Biar hati jejak di tanah

Dan cita terbang mengangkasa

 

Aku bumi yang diinjak

Dan kau langit yang dijunjung

Aku ada untuk menyadarkan,

dari mana sesungguhnya kita berasal?

Dan kau dicipta,

untuk ke mana kau setelahnya?

(27/12/2009)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s