Tak sekadar Komunitas Hobi

Oleh: Lufti Avianto

*) Ditulis untuk Majalah GIVING

Bergabung dalam sebuah komunitas hobi, tak selamanya melulu berbicara hobi yang digeluti. Seperti halnya Avanza Xenia Indonesia Club (AXIC). Pelafalan namanya kerap diplesetkan menjadi “Asyik”. Karena kegiatan mereka memang tidak melulu bicara soal otomotif, melainkan juga aktifitas-aktifitas mengasyikan lainnya; dari bakti sosial, program lingkungan hingga Jambore.

Sebagai kumpulan bagi para pemilik mobil besutan Daihatsu dan Toyota, AXIC berdiri pada tahun 2004. Ketika itu, banyak calon pembeli produk Xenia dan Avanza berkomunikasi lewat email untuk mengetahui lebih jauh kelebihan dan kekurangan dua produk itu. Dari banyak mailing list yang bermunculan, xeniaavanza@yahoogroups.com lah yang paling ramai dan dianggap padat informasinya.

Dari perbincangan di dunia maya itu, lantas muncul ide untuk kopi darat. Nah, dari perpincangan seputar rencana kopi darat itu, lantas berkembang ide untuk membuat sebuah klub otomotif baru. Maka itu, lahirlah AXIC pada 3 April 2004 di Put-Put Golf, Parkir Timur Senayan. Saat itu, di hadapan salah seorang pengurus Ikatan Mobil Indonesia (IMI) Jakarta dan para wartawan otomotif, dipilih 22 orang sebagai pengurus pertama dalam sejarah AXIC.

Ketika itu, beberapa anggota milis ada yang datang membawa Xenia dan Avanza yang masih kinclong. Ada juga yang bahkan sudah memodifikasinya sehingga langsung di kerubungi anggota lainnya. Tapi sebagian besar, masih membawa mobil-mobil merek lain karena Xenia dan Avanza-nya masih indent. Sejak pertemuan itu, beberapa milis yang bertema Xenia dan Avanza melebur dalam wadah AXIC yang kini telah memiliki situs sendiri beralamat ; http://www.axic.or.id.

Meski mulanya lahir dari kebutuhan kolektif untuk tukar-menukar informasi seputar produk, namun pada perkembangannya, kebersamaan dalam AXIC membimbing para pengurus dan anggotanya untuk merancang banyak kegiatan yang guyub dan tidak melulu berhubungan dengan tema otomotif.

Seperti kegiatan yang sifatnya hobi, seperti mancing, radio komunikasi (rakom) dan sepeda santai. Ada pula kegiatan yang berbasis sosial-kemanusiaan, seperti kegiatan Sahur on the Road, buka puasa bersama, santunan kepada anak yatim, sunatan masal, donor darah dan bantuan terhadap korban bencana alam. Juga kegiatan yang berbasis lingkungan, seperti program menanam pohon dan mendukung program Langit Biru Pemerintah Indonesia dengan menjadi anggota AEB (Apresiasi Emisi Bersih).

Komunitas yang kini memiliki 3.127 anggota ini, sengaja merancang program-program tersebut. Ketua AXIC perode 2008-2010, Bagus Brawono mengatakan bahwa kalau kegiatan itu merupakan salah satu tujuan didirikannya komunitas ini pada awalnya. ”Dalam kegiatannya, Axic mengutamakan kesetiakawanan dan kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat,” sebut Bagus yang demisioner pada Juni ini. ”Intinya, akan lebih bermanfaat bila bersama.”

Tak hanya untuk masyarakat. Tentu Axic yang memiliki 13 chapter dan tersebar di 17 provinsi ini memperhatikan peningkatan kapasitas para anggotanya. Seperti kegiatan smart driving dan coaching clinic untuk peningkatan keterampilan dalam berkendara. Selain itu, peningkatan pengetahuan dan kesadaran juga dilakukan dengan kegiatan seperti kampanye anti-bahu jalan dan sosialisasi undang-undang lalu lintas dan angkutan jalan yang baru.

Humas Axic Mulyadi Sartita menimpali tentang pentingnya penekanan manfaat dalam setiap kegiatan Axic. Katanya, ”apapun profesi atau hobi seseorang yang paling penting adalah cara dia dan komunitasnya dapat memberikan manfaat bagi lingkungan di sekitarnya, terutama bisa berbagi dengan orang-orang yang tidak seberuntung dengan kita,” terangnya kepada Giving.

Bercerita mengenai aksi-aksi sosial yang pernah dilakukan oleh AXIC, ada satu aksi sosial yang sangat berkesan bagi Mulyadi. Yakni aksi sosial untuk korban gempa Yogyakarta tahun 2006. Kesan paling mendalam yang dirasakan olehnya adalah cepat dan tanggapnya anggota komunitas memberikan bantuan yang dari sisi jumlah maupun kecepatan donasi terhadap kejadian gempa Yogyakarta. ”Tidak disangka lebih cepat dari perkiraan sebelumnya,” kenangnya.

Pada dasarnya, ia melanjutkan, kepedulian akan nasib sesama sudah menjadi panggilan nurani setiap individu. Seringkali keinginan untuk berbagi ini menjadi terhambat ketika tidak ada sarana yang memfasilitasinya.” Adananya komunitas ataupun sebuah lembaga yang dapat memfasilitasi setiap individu akan mudah memberikan manfaat bagi lingkungannya,” ujarnya.

Tahun 2010 ini, para pengurus sedang merancang perhelatan yang tergolong akbar. Yakni Jambore Nasional AXIC 2010 yang melibatkan peserta dari AXIC Jabotabek dan perwakilan dari 20 cabang AXIC se-Nusantara.

Kegiatan yang terakhir dilangsungkan pada tahun 2009 ini tidak hanya ajang kumpul-kumpul keluarga, namun juga membawa pesan-pesan nasionalisme dalam kemasan wisata alam dan budaya Indonesia. Selain itu, tidak lupa mengusung kampanye Go Green sebagai bentuk kepedulian AXIC kepada isu lingkungan.

Ketika ditanya mengenai apa yang bisa dibagi kepada masyarakat mengenai komunitas AXIC, Mulyadi menjawab dengan ekspresi yang penuh semangat. Menurutnya, komunitas hobi ataupun komunitas lainnya seharusnya tidak membatasi kegiatannya dengan kegiatan yang berkenaan dengan hobi utamanya. Tetapi lebih dari sekedar hobi, setiap komunitas mestinya bisa memberikan kontribusi terhadap lingkungan sekitarnya.

“Selain itu dengan potensi komunitas yang begitu besar diharapkan nilai manfaat yang dirasakan oleh lingkunganpun akan lebih besar jika dibandingkan dengan aksi-aksi sosial yang dilakukan oleh pribadi-pribadi,” ujar Mulyadi meyakinkan.

Jadi, buat AXIC, otomotif adalah tema yang menyatukan mereka. Setelah bersatu dan menjalin rasa setia kawan, tema itu berkembang ke wilayah di luar komunitas. Yakni masyarakat dan lingkungan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s